Pojok Kependudukan / Infografis
Stunting Tidak Dimulai di Balita, tetapi Sejak Remaja Putri
Masyarakat Peduli Kependudukan202615 dilihat0 unduhan
Pratinjau Infografis
Tentang dokumen
Infografis ini disusun oleh Nenden Nuraeni dari Pusat Pengembangan SDM Kependudukan, Pembangunan Keluarga dan KB, yang mengangkat perspektif penting bahwa pencegahan stunting tidak cukup dimulai saat anak lahir, melainkan jauh sebelumnya — sejak remaja putri belum siap secara gizi, kesehatan, dan pengetahuan. Berdasarkan data terkini, prevalensi stunting nasional menurun dari 21,5% (SKI 2023) menjadi 19,8% (SSGI 2024), namun masih ada sekitar 1 dari 5 balita Indonesia yang mengalami stunting, sehingga pencegahan harus dimulai dari hulu.